Sapi Perah – Mengenal Berbagai Jenis Sapi Perah

Sapi perah merupakan jenis sapi yang memiliki kemampuan berproduksi air susu dalam jumlah yang banyak. Tubuh bagian belakang pada umumnya sapi perah adalah besar dan melebar atau menyerupai bentuk dari trapesium, Sehingga akan memaksimalkan tingkat pertumbuhan ambing sapi perah itu sendir.

Jenis sapi perah antara lain sperti Sapi Grati, Sapi Ayrshire, Sapi Friesian Holstein (FH), Sapi Jersey, Sapi Sahiwal, Sapi Guernsey, Sapi Australian Illawarra Shorthorn, Sapi Australian Milking Zebu, Sapi Brown Swiss. Dan mungkin masih ada yang lain yang belum saya sebutkan.

usaha mandiri

Jenis-jenis Sapi Perah

Sapi Friesian Holstein atau Sapi FH

Sapi FH telah lama populer dikalangan sapi perah yang ada. Sapi FH pada mulanya adalah jenis sapi perah yang berasal dari Fries Land barat sebuah pulau di Negara Belanda dan sebagian berasal dari Negara Selandia baru dan Negara Australia, Kanada, Amerika, dan Negara Jepang. Sapi FH Memiliki arna putih berpadu hitam yang mana sapi FH sangatlah digemari oleh peternak sapi. Performansi yang memiliki oleh Sapi FH terhadap produksi daging dan susu sangatlah baik. Penyebaran sapi Friesian Holstein sebagian besar didataran tinggi atau daerah pegunungan di pulau Jawa yaitu pada ketinggian 700 m di atas permukaan laut dengan suhu antara 16º C hingga 23º C, dengan kondisi lembab dan basah.
Sapi Holsteins ini dengan mudah dapat dikenali dari warnanya yang khas yaitu warna putih dan hitam, ada juga yang berwarna hitam dan merah sapi Holsteins adalah jenis sapi perah yang mempunyai kelebihan berupa produksi susu yang tinggi. Anak sapi Holsteins atau pedet yang baru lahir bisa mencapai bobot antara 45 kg, sedangkan sapi FH dewasa bisa mencapai bobot antara 750 kg dan tingginya dapat mencapai 58 inch.
Sapi FH betina sudah dapat dikawinkan mulai umur 15 bulan, dengan pertimbangan pada waktu pertama kali melahirkan sapi FH telah berumur antara 24 bulan s/d 27 bulan. Pada usia tersebut biasanya berat badan sapi sudah mencapai sekitar 400 kg, Lama anak sapi FH dalam kandungan adalah sekitar 9 bulan hampir seusia kandungan manusai. Dengan kemampuan sekitar sekitr 6 tahun masa produksi.
Di Amerika produksi susu sapi FH mencapai 8.000 liter dengan protein 275 kg dan lemak 330 kg per ekor tiap tahunnya. Jika di Indonesia sendiri produksi susu sapi FH masih sangat sedikit, dengan pertahun hanya mencapai kisaran 3.000 liter per ekor sapi FH.

peluang usaha ternak

Sapi Jersey

Sapi Jersey adalah jenis sapi perah yang berasal dari negara Inggris tepatnya dari pulau Jersey, dinegara asalnya sendiri Sapi Jersey telah lama digunakan sebagai sapi perah penghasil susu. Sapi Jersey berukuran kecil yang berkisar antara 360 kg s/d 540 kg pada jnis Sapi Jersey betina dan 540 kg s/d 820 kg untuk Sapi Jersey pejantan. Tingkatan lemak yang terkandung pada susu sapi jersey sangatlah tinggi. Namun jenis sapi ini masih belum dijumpai di Indonesia sendiri. Sapi Jersey memiliki warna pada kepala, paha dan bahu lebih gelap daripada warna pada tubuhnyanya. Sapi Jersey memiliki warna yang bervariasi mulai warna hitam hingga warna abu-abu terang.

Cara ternak sapi perah

Sapi Sahiwal Cross

Sudah barang tentu negeri Belanda berbeda dengan negeri kita ini. Dan kemungkinan akan tidak nyama juka sapi Holstein dengan Habitat aslinya di dipaksakan tinggal di negeri Indonesia ini. Sementara kalau dipaksakan memang bisa saja.
Untuk di Negara Kita, Sediaan pakan untuk sapi perah biasanya diberikan dengan kadar yang kurang baik dan maksimal. Bahkan dengan pemberian pakan dengan kwalitas yang rendah tidak akan dapat memenuhi kebutuhan dasar untuk kehidupan sapi perah, terlebih bagaimana untuk menghasilkan susu yang banyak.  Karena setelah kebetuhan dasar energi untuk  hidup terpenuhi maka barulah sapi perah akan menggunakan cadangan energinya sebagai pemproduksi susu. Olehkarena itu antara pakan dan hasil produksi susu ternayat ada korelasi yang sangat berkaitan disamping faktor genetika juga mendukung soal itu. Seorang ilmuwan ahli genetika sapi perah asal Cornell Max Dowell telah memberi saran, untuk mendapatkan jenis sapi perah yang cocok dengan iklim Indonesia adalah dengan jalan mengawinkan secara silang antara sapi FH dengan sapi perah aal kawasan negara tropis, yang misalnya sapi dari Negara India yaitu sapi sahiwal hingga didapatkan turunan sapi yang kemudian disebut dengan sapi sahiwal cross. Meskipun kemampuan nerproduksi sapi sahiwal cross ini tidak sebagus sapi Holstein murni, akan tetapi sapi cross ini mempunyai keandalan dalam pertahanan diri terhadap serangan serangga dan parasit yang merugikan sapi perah, lebih tahan terhadap suhu udara yang panas dan kelembaban tinggi. Dan yang terpenting adalah mikroba rumen yang hidup di dalamnya mampu mencerna dengan baik semua jenis pakan yang khas di daerah tropis seperti Negara Kita ini. Karena pada umumnya jenis pakan yang teredia di negeri tropis Indonesia ini kebanyakan mengandung lignin dan serat kasar yang cukup tinggi. Memiliki bentuk  tubuh yang lebih ramping juga lebih sesuai di daerah tropis indonesia. Bobot lahir sapi sahiwal cross 18 kg s/d 23 kg sedangkan berat sapi sahiwal cross dewasa sekitar 300 kg s/d 400 kg. Mencapai tingkat dewasa kelamin pada umur 16 bulan. Sapi Sahiwal cross mampu memproduksi susu sebanyak 1.800 kg setiap ekor per tahunnya, lama laktasi dari sapi sahiwal cross adalah 220 hari.

usaha-peternakan

Demikian adalah sedikit informasi mengenai Sapi Perah atau sapi yang diambil susunya sebagai barang komoditi, dan jenis-jenis sapi perah yang banyak di budidayakan oleh para peternak sapi. semoga bisa bermanfaat khususnya bagi para pembaca yang tengah mencari informasi sekitar tentang Sapi Perah, Demikian dan Terimakasih atas kunjungannya.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima Kasih atas kunjungan Anda.Ini adalah website review untuk jualan sapi atau jual sapi online ,jual kambing dan hal hal yang berhungan dengan usaha peternakan hewan
error: Content is protected !!