Raup Untung dengan Berternak Domba Garut – Bag 2

Berternak Domba Garut  Bagian 2 – Pada pembahasan sebelumnya atau bagian 1 telah sedikit disinggung tentang perbedaan domba dan kambing. Pada pembahasan ini adalah kelanjutan dari pembahasan bagian 1, dan mari disimak kelanjutannya.

Sejak akhir tahun 2006 telah tercatat bahwa provinsi jawa barat adalah tempat beradanya popilasi terbesar dari hewan ternak kambing dan domba, yaitu tidak kurang 3,5 juta ekor kambing dan dan domba atau sekitar 49% dari jumlah populasi kambing dan domba yang ada di seluruh wilayah Nasional Indonesaia. Provinsi yang terkenal dengan sebutan bumi parahyangan ini terdapat jenis hewan ternak sebagai salah satu kekayaan plasma nutfah di Indonesia yang telah menjadi ciri khas provinsi ini yaitu Domba Garut disebut juga Ovies Aries, domba garut sendiri adalah hasil persilangan dari 3 jenis rumpun domba yaitu domba Ekor Gemuk dari jawa asli Indonesia, domba Merino dari Australia dan domba Kaapstad dari Afrika.

foto domba garut

Mengenal Asalmula Domba Garut yang Terkenal

Domba Garut mampu melahirkan dua kali dalam periode waktu satu tahun, dapat dikatakan bahwa domba garut ini memiliki sifat profilik karena dapat beranak lebih dari dua ekor anak kambing dalam 1 kali kelahiran. Domba garut sendiri dapat mempunyai bobot diatas rata-rata jenis domba lokal lain yang ada di Indonesia. Domba garut jantan bisa mencapai sekitar 60 hingga 80 kg lebih. sementara domba garut betina antara 30 sampai 50 kg lebih. Domba garut pejantan memiliki ciri khas bertanduk yaitu bertanduk, mempunyai karakteristik leher yang kuat berotot, memiliki variasi warna bulu putih, hitam dan cokelat serta bisa juga perpaduan antar ketiga warna tersebut. Domba betina tidak memiliki tanduk melainkan hannya kecil saja. Domba ini adalah plasma nutfah sempurna yang ada di dunia disebabkan postur domba garut ini hampir menyerupai perawakan bison yang ada di negar Amerika. Domba Garut telah banyak terbesar populasinya di berbagai wilayah provinsi jawa barat antara lain lokasinya misalnya Majalengka, Kuningan, Cianjur, Sukabumi, Tasikmalaya, Bandung, Sumedang, Indramayu, Purwakarta dan wilayah Garut sendiri pada khususnya. Hewan ini lebih sering dikenal masyarakat jawa barat sebagai domba aduan yang sering dipertandingkan. Oleh masyarakat garut domba ini biasa di pelihara dan dijadikan hewan kompetisi sebagai domba garut aduan.

Domba garut juara

dalah kebanggaan dan kepuasan tersendiri bagi penghobi domba garut bila domba kesayangan tumbuh sesuai dengan yang diharapkan, misalnya tanduk Domba Garut pejantan dapat tumbuh dan terbentuk maksimal atau keindahan corak bulu yang tumbuh memiliki corak warna yang bagus sesuai yang diharapkan. Sama halnya ketika memlihara hewan sebagai hobi misanya kucing anggora, ikan arwana dan hewan yang biasa dipelihara sebagai hobi lainnya. Sensasi dan kepuasan yang didapat pasti akan sama halnya. ketika Hewan peliharaan kesayangan menjuarai kontes dan laga kebolehan. Sekedar informasi, harga domba garut super pejantan bagi para penghobi dapat bernilai 10 juta rupia lebih bahkan untuk domba garut termahal ada yang sampai ratusan juta rupiah!! suatu harga yang fantastis untuk seekor domba garut, bukan!.

Namun yang terjadi ternyata diluar perkiraan bahwa pada kenyataanya sekarang ini populasi dari domba garut unggulan sendiri semakin berkurang jumlahnya bahkan dikhawatirkan dapat mengarah pada kepunahan ras kambing ini. Hal ini sangat berkebalikan dengan sifat profilik yang dimiliki oleh domba garut sendiri. Kenapa hal ini bisa terjadi demikian? Hal ini terjadi karena kurang seriusnya perhatian terhadap sektor pembibitan domba garut untu menghasilkan bibit domba garut berkwalitas tinggi, sehingga populasi Domba Garut berkwalitas bagus kian sulit didapatkan. Hal ini berimbas pada harga domba garut untuk kebutuhan hewan qurban yang juga semakin mahal.

Jual domba

Dengan kita mengetahui potensi nilai ekonomis dari ternak Domba Garut yang tinggi, bukan hanya domba garut sebagai domba aduan. Daging Domba Garut juga juga memiliki keunggulan kualitas dibanding dengan daging kambing lokal pada umumnya, daging domba garut mempunyai nilai gizi yang baik untuk memenuhi kebutuhan konsumsi daging masyarakat Indonesia pada khusunya. Selain dimanfatkan dagingnya, domba garut merupakan penghasil kulit dengan kualitas yang baik sebagai bahan baku pembuatan jaket kulit berkualitas. Data tahun 2005 saja, industri jaket kulit domba garut yang tentu saja berbahan baku kulit Domba Garut mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 2.656 orang, dengan nilai ekspor mencapai Rp. 84,7 milyar,  sesuai informasi yang didapat dari website resmi kabupaten Garut. Selain itu kebutuhan akan pupuk pada sektor usaha pertanian juga membutuhkan banyak pasokan pupuk yang berkwalitas. Dimana kotoran ternak Domba Garut juga bisa mempunyai nilai ekonomis tinggi yang memberian banyak keuntungan tambahan bila kotoran domba garut ini diolah dengan baik hingga dapat menjadi bahan baku pembuatan pupuk organik yang bermanfaat untuk tanah dan tanaman .

Dengan manfaat dari pupuk organik yang didapat adalah kebutuhan unsur hara pada tanaman dapat terpenuhi dengan baik sehingga dapat meningkatkan hasil produksi pertanian. Dengan pemberian pupuk organik hasil fermentasi kotoran domba sebagai bahan bakunya didapat banyak manfaat. Hasil penelitian oleh Seorang peneliti lulusan Jepang dari Balai Penelitian Tanaman Obat dan Aromatika kota Bogor, yaitu Dr. Ir. Mesak Tombe, dengan hasil yang diketemukan adalah teknologi Bio Triba yang mana sudah dijadikan produk dan sebelumnya sudah mendapatkan paten, yang mana produk tersebut dikemas dalam bentuk formula cair dengan kandungan didalamnya mikroorganisme B. Pantotkenticus strain J2 dan T. Lactae strain TB1, yang berguna untuk fermentasi kotoran hewan ternak sebagai pupuk organik yang sangat bagus manfaatnya untuk tanah dan dapat meningkatkan produksi tanaman.

Teknologi yang ditemukan Dr. Ir. Mesak Tombe berupa Bio Triba ini sangat membantu dalam proses fementasi kotoran ternak menjadi pupuk organik dengan lama waktu pematangan antara 1 sampai 2 minggu. Selain itu kelebihan yang lain dari teknologi Bio Triba ini juga dapat diterapkan pada limbah organik sampah pasar dan rumah tangga. Teknologi Bio Triba juga digunakan sebagai bio fungisida yang dapat berfungsi sebagai pengendali hama alami pada tanaman. Memang sudah seharusnya sektor peternakan dan sektor pertanian saling memberikan kontribusi, sebagaimana hal ini telah dilakukan sejak nenek moyang kita dahulu yang selalu menggunakan pupuk organik berupa kotoran hewan ternak sebagai pupuk tanaman. Hal ini bisa menjadi solusi bagi para petani untuk mensiasati kenaikan harga pupuk yang terus melambung hingga berimbas kepada besarnya biaya produksi pertanian yang harus dikeluarkan, dengan ini para petani diharapkan akan mendapat keuntungan lebih dari perolehan produksinya.

Jual domba garut

Keuntungan dari Usaha Ternak Domba Garut

Pangsa pasar lokal domba garut sangat menjanjika, karena sekmentasinya adalah multi user. Hal inilah yang membuat domba garut adalah hewan ternak yang sangat layak untuk budidayakan sebagai pilihan bagus untuk usaha peternakan domba garut. Pangsa pasar dari hewan ternak ini adalah untuk pemenuhan kebutuhan hewan qurban tahunan, pangsa pasar kedua setelah itu adalah kebutuhan hewan untuk aqiqah,  selanjutnya adalah pemenuhan kebutuhan daging konsumsi harian yang meliputi sektor usaha restoran, warung sate hingga kebutuhan danging rumah tangga. Yang terakhir adalah untuk memnuhi para kolektor dan penghobi domba garut.

Selain peran pemerintah dalam pengembangan program pemuliaan galur murni guna mengembalikan kualitas terbaik Domba Garut. Pemerintah juga mengembangkan program pengembangan domba komposit untuk dapat menghasilkan bibit unggulan baru. Serta berbagaimacam penelitian tentang teknologi yang berhubungan dengan reproduksi ternak domba garut terus dikembangkan untuk memperbaiki upaya produksi dan pembiakan domba berkualitas tinggi. Misalnya adalah teknologi laserpuntur dan suntik hormonal yang mana ini sangat bermanfaat guna mensinkronkan birahi dan perkawinan massal.

Kandang domba garut

Dari sekian contoh keberhasilan yang telah dicapai pada program pengembangan domba komposit yang telah berhasil dilaksanakan oleh Puslitbangnak – Deptan RI tersebut adalah keberhasilan persilangan antara domba lokal Sumatera dengan domba St. Croix dari Virgins Island dan domba Barbados, menyusul kemudian adalah Domba Garut dengan domba St. Croix serta Domba Moulton dari Prancis.

Demikian tadi sedikit informasi tentang peluang usaha beternak domba garut, semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Terimakasih banyak atas kujungannya, sekian dan wassalam.

One Response

  1. resimen res rasiman December 11, 2015 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima Kasih atas kunjungan Anda.Ini adalah website review untuk jualan sapi atau jual sapi online ,jual kambing dan hal hal yang berhungan dengan usaha peternakan hewan
error: Content is protected !!