Penyebab Bulu Rontok Pada Domba dan Kambing

Bulu Rontok РSalah satu hewan ternak yang telah dipelihara sejak lama oleh masyarakat Indonesia adalah kambing dan domba. Manusia telah sejak lama memanfaatkan kambing dan domba sebagai hewan peliharan penghasil susu, daging dan bulu, bahkan kotorannya juga dapat dimanfaatkan sebagai pupuk yang baik bagi tanaman. Domba adalah yang sering kali dimanfaatkan hasil bulunya sebagai bahan kain yang dapat dipakai oleh manusia, bahkan umumnya kain dari bulu domba (kain wol) harganya jauh lebih mahal jika dibandingkan dengan kain katun biasa. Namun ketika terjadi masalah pada kesehatan domba misalnya penyakit yang menjangkit domba dan kambing hingga menjadi penyebab terjadinya bulu rontok pada kedua hewan ternak tersebut, maka produksi bulu juga otomatis akan terganggu. Domba pada umumnya mempunyai dua lapisan bulu kasar dan bulu halus, lapisan bulu kasar umumnya dipakai sebagai bahan mantel karena bersifat liat. Berikut ini akan kita bahas bebrapa penykit kambing dan domba yang berkaitan dengan masalah penyebab bulu rontok pada kambing dan domba, namun sebagian besar penyakit tersebut sudah dapat diobti oleh petugas kesehatan hewan atau dokter hewan. Nah, berikut ini adalah pembahasannya.

Bulu kambing rontok

Beberapa Faktor Penyebab Bulu Rontok pada Kambing dan Domba

Faktor Hormon Yang tidak Stabil

Seekor induk Kambing atau domba, bisa saja mengalami masalah bulu rontok, pada saat bunting atau setelah melahirkan anaknya. Faktor hormon pada kambing dan domba yang tidak stabil atau mengalami naik turun adalah salah satu faktor penyebab alami mengapa seekor kambing atau domba mengalami masalah bulu rontok, misalnya inin terjadi pada fluktuasi hormon termasuk estrogen. Karen faktor kehilangan hormon, misalnya pada kambing jantan yang dikebiri hal ini juga bisa saja menjadi penyebab masalah bulu rontok.

Faktor Gangguan Jamur dan Parasit

Contoh dari parasit internal misalnya Haemonchus contortus (Cacing jenis pemotong). Anak kambing dapat saja menelan cacing jenis ini ketika sedang menyusu kepada induknya, karena cacing jenis ini senang tinggal di daeraah kulit kambing berbulu lebat. Salah satu faktor penyebab kambing dan domba mengalami masalah berupa bulu rontok, hal ini dapat disebabkan oleh jenis parasait internal atau parasit external, dan kebanykan orang telah mengetahui hal ini. Tungau (mite) Sarcoptes scabiei serta kutu adalah diantara jenis parasit eksternal yang hidup pada kulit hewan ternak dan menyebabkan masalah pada kulit hewan ternak sehingga menimbulkan terjadinya masalah bulu rontok. Selain itu rontoknya bulu halus pada kambing dan domba dapat pula disebabkan oleh jamur kurap, dan ini juga merupakan masalah tersendiri pada hewan ternak yang hingga menyebabkan masalah bulu rontok.

Bulu domba rontok

Faktor Trauma dan Stres Pada Kambiing dan Domba

Terkadang karena cedera fisik yang pernah diderita oleh kambing dan domba, dapat juga mengakibatkan terjadinya stres pada kedua jenis bintang ternak terebut, selai itu stres pada hewan ternak juga dapat disebabkan oleh perjalanan jauh saat pengiriman hewan dan juga stres karena penyesuaian diri hewan ternak terhadap lingkungan barunya. Terkadang domba dan kambing sering menggosokan badannya pada dinding kandang, dan hal ini merupakan salah satu tanda-tana stres pada hewan ternak. Dan hal itu dapat mengakibatkan terjadinya masalah bulu rontok pada kambing maupun domba ternak.

Faktor Kekurangan Vitamin dan Mineral

Penyebab bulu rontok pada hewan ternak kambing dan domba bisa juga diakibatkan karena kedua hewan ternak tersebut sedang mengalami kekurangan zat-zat vitamin dan mineral, seperti halnya vitamin A, Seng, yodium atau bisa juga karena kekurangan zat selenium.

Pengaruh Pakan Fermentasi Terhadap Masalah Bulu Rontok Pada Kambing dan Domba

Jenis mikroba menguntungkan akan membantu memperbaiki sistem pencernaan pada hewan ternak kambing dan domba, dan sekaligus akan mengurangi dampak pengaruh stress yang timbul akibat factor external, disamping itu juga dapat memperbaiki selera makan kambing dan domba ternak. Pakan fermentasi dapat mambantu kambing dan domba untuk dapat mencerna makan dengan lebih baik. Dengan demikian berarti pakan fermentasi dapat membantu mengatasi masalah bulu rontok yang terjadi pada hewan ternak secara lebih cepat.

Kesehatan bulu kambing

Obat untuk mengatasi masalah bulu rontok pada kambing dan domba

Dengan cara membasmi sumber penyebab bulu rontok pada kambing dan domba semisal kutu, adalah suatu tindakan pengobatan yang paling baik dan masuk akal untuk peternak kambing dan domba. Jika pneyebab masalah bulu rontok pada hewan ternak adalah karena stres, maka cara terbaik adalah mengurangi tingkat stres pada hewan tersebut. Dan selanjutnya adalah melakukan tindak pencegahan agar kedua penyebab terjadinya masalah bulu rontok pada hewan ternak tersebut tidak akan datang kembali.

Meskipun tanpa pemberian obat apapun sebenarnya bulu kambing akan pulih secara alami dengan ssendirinya, jika masalah-masalah penggaggu sudah dihilangkan terlebih dahulu.

Demikian tadi artikel tentang penyebab masalah bulu rontok pada kambing dan domba, semoga artikel diatas dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian. Dan jika anda membutuhkan kambing qurban atau domba qurban, maka anda dapat menghubungi kami di sini. Terimakasi atas kunjunganya.

One Response

  1. ihsan July 8, 2015 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima Kasih atas kunjungan Anda.Ini adalah website review untuk jualan sapi atau jual sapi online ,jual kambing dan hal hal yang berhungan dengan usaha peternakan hewan
error: Content is protected !!