Komposisi Pakan Sapi Perah Berkualitas Tinggi

Pakan Sapi Perah – Assalamualaikum rekan-rekan semuanya, jumpa lagi pada kesempatan kali ini. Rekan-rekan ada yang suka minum susu sapi perah? atau bahkan anda seorang peternak sapi perah? Jika iya, kali ini pembahasan kita ada kaitannya dengan susu sapi perah. Akan tetapi yang akan kita bahas kali ini bukan bab susu, melainkan bab tentang cara membuat pakan sapi perah dengan formula khusus namun cara pembuatanya sangat mudah dan praktis. Mendapatkan hasil susu sapi yang berkualitas dan melimpah, adalah harapan bagi setiap peternak sapi perah. Dengan sedikit tambahan usaha yang kreatif maka harapan untuk mendapatkan hasil produksi susu sapi yang melimpah-pun InsyaAlloh dapat terwujud. Lalu bagaimana caranya, dan apa yang harus dikerjakan?, ya.. itu suatu pertanyaan yang bagus. Langsung saja pada pembahasan pokoknya, untuk mendapatkan hasul produki susu sapi berkualitas dengan kuantitas yang banyak, bisa dilakukan dengan beberapa cara, salah satunya adalah dengan sitem pemberian pakan sapi yang tepat dan baik. Pakan sapi perah yang biasa diberikan akan sedikit dimodifikasi sehingga hasil susu yang diproduksi sapi perah akan meningkat.

Sapi kurban

Meningkatkan Produksi Susu Sapi Perah Dengan Pemberian Pakan Sapi Perah Berkualitas Tinggi

Karena untuk dapat menghasilkan produksi susu sapi yang optimal, maka kebutuhan pakan sapi juga harus dipenuhi dengan optimal. Jumlaah gizi (kualitas pakan) yang cukup dan jumlah konsumsi makanan dan minum (kuantitas pakan) yang cukup harus dipenuhi untuk itu.

Untuk dapat meningkatkan kualitas hasil produksi susu sapi, maka sama halnya juga dengan cara yang diterapkan pada sistem pemberian pakan pada sapi potong, yang juga menitik beratkan pada kualitas dan kuantitas pakan untuk meningkatkan produksi daging sapi potong. Pemberian pakan sapi haruslah dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang diperlukan oleh sapi perah, misalnya kebutuhan pakan untuk kelangsungan hidup (kebutuhan dasar hidup), kebutuhan pakan untuk perkembangan daging, kebutuhan pakan untuk produksi susu, serta kebutuhan pakan untuk pertumbuhan anak sapi.

Kebutuhan akan susu segar oleh masyarakat dewasa ini semakin meningkat, khususnya disini adalah kebutuhan akan susu sapi sebagai hasil protein hewani yang sangat baik perannya bagi kesehatan tubuh manusia. terutama untuk pemenuhan kebutuhan susu untuk pertumbuhan bayi dan anak. Hal ini tidak terlepas dari tingginya laju pertumbuhan penduduk di Indonesia. Maka dari hal itulah kenapa permintaan akan susu sapi semakin hari semakin meningkat tinggi, hingga mengakibatkan naiknya harga susu sapi. Dan ini merupakan peluang bagus bagi para pelaku usaha peternakan sapi perah penghasil susu.

Kompoisi pakan sapi perah

Untuk mendapatkan hasil susu sapi yang berkualitas dengan jumlah yang banyak, maka berbagai cara-pun telah dilakukan oleh berbagai pihak, baik pihak pemerintah atau pihak peternak sapi perah sendiri. Dengan meningktkan kualitas Pakan Sapi Perah yang umumnya berupa pakan konsentrat, hal ini merupakan salah satu langkah tepat dalam upaya mewujudkan harapan terebut.

Pakan Sapi Perah Berkualitas Tinggi

Pakan sapi perah dikelompokkan dalam 3 jenis, secara garis besar yaitu: sebagai makanan pokok sapi perah (hijauan, kacang-kacangan) dan sebagai makanan pelengkap sapi perah (konsentrat) serta sebagai makanan ekstra nutrisi. Untuk mendapatkan hasil produksi susu yang maksimal, maka akan dijelaskan secara terperinci tentang standar pembuatan dan komposisi pakan serta masing-masing paduan pakan sapi perah untuk rekan-rekan sekalian. Berikut penjelasannya:

Pakan Hijauan Untuk Sapi Perah

Pemberian pakan hijauan untuk sapi perah dapat dikatakan sebagai pakan makro (pokok) dalam beternak sapi perah. Berasal dari sinilah sumber utama pakan sapi perah untuk keberlangsungan hidup sapi sebenarnya. Rumpu-rumputan hijau segar dengan kualitas sedang adalah bentuk pakan hijau yang umum dipakai seperti halnya rumput setaria, rumput raja, rumput alam, rumput benggala, rumput lapangan, dan rumput gajah. Sedangkan kacang-kacangan leguminosa (lamtoro, gliricidia, kaliandra) dan bangsa umbi-umbian adalah hijauan berkualitas yang sering dipakai dan dapat dijadikan sebagai pilihan pakan utama untuk sapi perah. Disamping pakan tambahan, paling tidak sekitar 60 hingga 70% harus ada pakan hijauan di dalam pakan ternak sapi perah, dan ini sifatnya wajib. Sebanyak kurang lebih 10% atau sekitar 30 hingga 50 kg dari berat badan sapi tiap ekor, agar diberikan Pakan hijauan pada siang harinya setelah sapi diperah susu-nya. Hal ini bertujuan agar tidak terdapat bau pada susu hasil perahan. Sementara agar gizinya selama menyusui juga tercukupi, bagi sapi yang menyusui anak dapat diberikan pakan 25% lebih banyak dari biasanya. Dan perlu diperhatikan bahwa dengan pemberian pakan sapi secara berlebihan berupa hijauan dapat juga mengakibatkan terjadinya gangguan pencernaan pada sapi perah, sehingga dapat juga mengurangi tingkat produksi susu sapi. Dan justru hal ini malah dapat merugikan petrnak sapi sendiri. Disamping itu juga tentunya adalah pemborosan dalam penggunaan pakan sapi.

Cara membuat pakan sapi perah

Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah

Pemberian pakan tambahan sebagai sumber nutrisi, perlu dilakuakan disamping pemberian makanan pokok. Pakan konsentrat  adalah jenis pakan pendamping yang sering diberikan untuk e\meningkatkan produksi susu sapi, sebagaimana hal itu juga diberikan kepada jenis sapi yang lain seperti halnya sapi pekerja dan juga sapi pedaging. Namun pemberian pakan sapi berupa konsentrat yang diberikan kepada sapi pedaging sudah barang tentu berbeda dengan yang diberikan kepada sapi perah dalam hal ini berbeda dalam komposisinya. Berikut komposisi pakan konsentrat yang diberikan untuk sapi perah.

komposisi Pakan Konsentrat Untuk Sapi Perah:

  • Dedak padi 25%, jika tidak ada dapat diganti dengan pollard.
  • Tepung jagung 25%.
  • Bungkil kelapa 25%.
  • Bungkil kedelai/bungkil biji kapuk/bungkil kacang tanah/ sebanyak 20%.
  • Ampas tahu, garam dapur, kapur, tepung tulang masing-masing kurang lebih ssebanyak 1%.

Cara beternak sapi perah

Untuk menjaga agar kualitas susu sapi tetap bagus, maka pakan konsentrat tadi diberikan pada sapi perah tiap pagi dan sore setengah jam sebelum sapi diperah susu-nya. Pemberian air minum dilakukan sebanyak 10% dari berat badan sapi pada setiap harinya, atau setidaknya untuk 1 liter susu yang dihasilkan, maka harus diberikan 4 liter air minum kepada sapi, guna menjaga kuantitas susu sapi yang dihasilkan selanjutnya. Maka dari prosentase komposisi pakan konsentrat diatas tadi untuk kebutuhan bahan kering sudah tercukupi.

Baik, dan sekian dulu informasi singkatnya tentang pembuatan pakan sapi perah berkualitas tinggi untuk meningkatkan produksi susu sapi perah. Semoga artikel ini bermanfaat, Terimakaih atas kunjungannya dan wassalam.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima Kasih atas kunjungan Anda.Ini adalah website review untuk jualan sapi atau jual sapi online ,jual kambing dan hal hal yang berhungan dengan usaha peternakan hewan
error: Content is protected !!