Kandang Sapi – Kiat-kiat Dalam Membangun Kandang Sapi

Kandang Sapi berfungsi sebagai tempat perlindungan yang nyaman bagi ternak sapi, sebagai tempat berlangsungnya pengelolaan usaha peternakan sapi itu sendiri, dan yang terpenting denngan keberadaan kandang sapi yang bagus adalah terlindungnya ternak sapi dari gangguan yang tidak diinginkan, seperti pencurian dan hama pemangsa atau hama pengganggu bagi ternak sapi. Yang tentunya dengan kandang sapi yang baik akan mempermudah dalam proses pengelolaan usaha peternakan sapi.

Kandang sapi potong

Dengan kondisi dan lingkungan kandang sapi yang nyaman, maka perkembangan ternak sapi akan tercapai dengna baik pula. Selanjutnya jika syarat kehidupan sapi terpenuhi maka kenyamanan hidup bagi ternak sapi juga akan tercipta.

Pembuatan kandang sapi harus diperhitungkan dan direncanakan secara matang, karena kandang adalah aset yang nilainya tidak sedikit jika diuangkan, pemilihan lokasi yang bagus dan strategis, pemilihan bahan yang kuat dan tahan lama, perancangan tataletak kandang dan layout yang baik, serta menejemen kandang yang akan diterapkan kedepannya, adalah suatu hal yang harus diperhitungkan dan direncanakan dengan baik dan benar. Demi tercapainya pebangunan kandang yang bagus tanpa mengabaikan faktor efisiennsi.

Gambar kandang sapi

Tips Dalam Merencanakan Pembangunan Kandang Sapi

Penentuan Lokasi Kandang Sapi Yang Tepat

Pemilihan lokasi kandang sapi harus memperhatikan secara daerah (makro) dan juga harus memperhatikan secara area (mikro). Memeperhatikan secara makro, tentang lokasi kandang sapi harus diupayakan dekat dengan berbagai sarana pendukung produksi ternak dan juga dekat dengan tempat pemasaran, selanjutnya adalah kandang harus menyesuaikan dengan RUTR (Rencana Umum Tata Ruang) didaerah setempat dimana kandang akan dibangun. Lingkungan yang mendukung dalam hal ini adalah meliputi lingkungan sosial maupun alam dalam artian iklim.

Yang harus diperhatikan secara mikro adalah, bahwa kandang sapi harus mudah dalam jangkauan media tranportasi, bertujuan agar dapat menghemat anggaran biaya operasiona, selain itu kandang sapi diupayakan harus terpisah dari pemukiman warga, sehingga tidak menimbulkan gangguan bagi sekelilingnya.

Pupuk kandang sapi

Untuk menghemat biaya operasional faktor kedekatan kandang dengan sumber sarana produksi seperti bibit/bakalan, pakan, air dan obat-obatan, serta tempat dengan tempat pemasaran, haruslah diusahakan, selain itu kandang sapi juga harus dimbangun pada tempat yang telah mendapat izin resmi dari pemerintah, sesuai dengan RUTR, karena jika tidak, dapat dipastikan kelangsungan usaha peternakan tidak akan terjamin kelacarannya.

Faktor lingkungan sosial merupakan hal penting yang tidak boleh dilupakan dalam pembangunan kandang sapi. Karena secara tidak langsung misalnya kandang sapi yang dibangun didaerah yang tidak aman, maka biaya sosial yang akan dikeluarkan akan tinggi. selain itu jika kandang sapi tempat usaha peternakan didirikan pada tempat yang tidak diinginkan oleh masyarakat sekitar, maka dapat dipastikan keberlangsungan usaha tidak akan aman dan akan terancam. Maka keputusan dalam menentukan lokasi kandang adalah hal yang harus sangat hati-hati dalam memutukannya. Sebaiknya calon peternak terlebih dahulu harus menguasai segala informasi tentang tempat yang akan dijadikan sebagai lokasi kandang sapi.

Desain kandang sapi

Menejemen Tata Letak Kandang Sapi yang Baik

Tahap penentuan lokasi telah dilampaui, tahap selanjutnya adalah penetuan tataletak kandang sapi yang akan dibangun oleh peternak. Segala fasilitas kandang sapi yang akan dibutuhkan adalah sebagai hal pertama yang harus ditentukan. Fasilitas apa saja kah yang akan dibuat, kapasitas yang direncanakan, serta ukuran dan bentuk kandang seperti apa yang akan di buat nantinya. Dalam menejemen tataletak kandang, upayakan untuk dapat menggunkan semua lokasi kandang secara efektif dan efisien. Efektif dalam arti dapat mengoptimalkan fungsi-fungsi setiap bagian kandang, sehingga dapat mengoptimalakan pengelolaan usaha peternakan. Efisien dalam arti dapat memanfaatkan semua lahan yang ada secara aksimal.

Tahap Pembangunan Kandang Sapi

Tahap selanjutnya setelah penentuan tatletak kandang adalah, proses pembangunan kandang sapi beserta fasilitas lainnya. Peternak perlu memperhatikan hal-hal penting dalam proses pembuatan kandang, antaralain adalah:

  • Bahan baku kandang.
  • Peralatan kandang.
  • Ukuran kandang sapi.
  • Sistem penempatan.

Bahan Pembuatan Kandang

Pemilihan bahan yang akan digunakan dalam pembuatan kandang adalah sangat banyak jenis dan variasinya, hal itu akan tergantung dari daerah atau lokasi kandang. Misalnya di daerah tropis seperti Indonesia, sangat disarankan untuk menerapkan kandang dengan sistem terbuka, dengan bahan baku pembuat kandang sapi terdiri dari bahan-bahan yang tidak terlalu menyerap panas. Bahan-bahan untuk membuat kandang dapat dipilih dari:

  • Bahan yang banyak tersedia di dekat lokasi.
  • Bahan-bahan dengan harga terjangkau, meskipun murah tetapi usahakan bahan yang cukup kuat dan tahan lama.
  • Hindari penggunaan bahan yang mudah lapuk.

Pemilihan Atap Kandang Sapi

Dalam pemilihan atap kandang, sebaiknya dipilih dari bahan yang kuat dan dapat menahan panas terik matahari, kalau bisa dari bahan yang murah dan mudah didapatkan. Atap kandang sebaiknya menggunakan bahan yang kuat, tidak menyerap panas dan harga bahannya terjangkau. Banan atap dapat terdiri dari berbagai jenis bahan misalnya genting, asbes, seng, daun alang-alang, daun rumbia dan bisa juga menggunakan daun kelapa. Pemilihan bahan atap untuk kandang sapi sebaiknya dipilih dari segi keawetan dan kenyamanan bagi sapi ternak yang ingin dipelihara. Namun bahan mana yang akan dipilih tergantung dari segi ekonomisnya. Ketingggian atap kandang sapi juga harus diperhatikan berdasarkan bahan apa atap dibuat, misalkan saja menggunakan atap dari bahan seng atau asbes, hal ini membutuhkan ketinggian yang lebih jika menggunakan bahan atap dari genting, karena tingkat panas yang dihasilkan oleh atap seng dan asbes cenderung lebih tinggi dari pada mengguakan bahan atap jenis yang lain.

Usaha sapi

Karena jika suhu dalam ruangan kandang sapi terlalu tinggi, akan membuat ternak sapi cepat haus, nafsu makan cenderung turun dan ternak akan lebih banyak minum air daripada makan. Pilihan terbaik adalah bahan atap dari genting, karena genting merupakan salah satu bahan atap yang paling banyak dipakai, disamping harganya relatif murah, genting juga tahan lama baik dalam menahan panas terik matahari.

Kenapa suhu ruangan kandang harus diperhatikan dan dijaga agar tidak terlalu panas, karen hal ini sangat berpengaruh pada tingkat stress sapi ternak. Guna mendapatkan sirkulasi udara yang baik, sebaiknya atap kandang sapi memiliki ketinggian antara 3 m dengan sudut kemiringan sekitar 30º. Sebaiknya tempat pakan dan minum bagi sapi ternak juga terlinungi oleh atap dari panas matahari dan hujan.

Pemilihan Bahan Dinding Kandang

Bahan dinding dapat dipilih dari tembok, kayu atau bambu. Sebaiknya didinding kandang disesuaikan dengan jenis ternak yang dipelihara. Yang terpenting adalah bahan dinding kandang sapi dapat berfungsi sebagai penahan angin dan tidak mudah lepas serta harus memiliki kekuatan.

kandang sapi perah

Menetukan Lantai Kandang Sapi

Dalam membuat lantai kandang sapi harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  • Lantai kandang sapi harus dibuat lebih tinggi dari permukaan tanah di sekitarnya, hal ini dimaksudkan agar sistem pembuangan air dari kandang lancar dan air hujan tidak masuk ke kandang.
  • Agar lantai kandang tetap terjaga kekeringannya, maka jika menggunakan lantai dari tanah, maka tanahnya harus dikeraskan terlebih dahulu, jika diplester dengan semen, maka permukaan lantai harus miring, sehingga limbah kotoran sapi termasuk air kencingnya dapat mengalir ke parit pembuangan kotoran, sehingga lantai mudah dibersihkan. limbah kotoran sapi dapat dipakai sebagai pupuk kandang sapi.
  • Lantai kandang sapi dengan dasaran semen dibuat dengan kemiringan 5%, Misalnya permukaan lantai di bagian depan dan belakang dengan jarak 100 cm akan mempunyai perbedaan ketinggian 5 cm.
  • Lantai kandang sapi dapat dipilih berdasarkan dua sisstem, yaitu tanpa alas (basah) dan dengan alas (kering). Sistem basah umumnya digunakan untuk beternak sapi dalam jumlah kecil, besar khususnya pada sistem penggemukan sapi. Kedua tipe lantai ini berbeda dalam cara pembersihannya.

Dengan sistem lantai basah, Kotoran sapi dibersihkan setiap hari kemudian lantai disiram dengan air sehingga kandang terjamin kebersihannya.

Dengan sistem lantai kering, lantai diberi alas (misalnya serbuk gergaji atau jerami kering) kemudian kotoran sapi yang telah tercampur dengan alas, diebersihkan setiap periode tertentu, biasanya 1 s/d 2 minggu sekali. Namun dalam menggunakan sistem lantai kering ini peternak harus sangat memperhatikan tingkat kekringan kandang, khususnya untuk usaha pembibitan, maka kekeringan alas harus benar-benar dijaga guna menghindari terjadinya mastitis (penyakit radang susu).

Ukuran kandang sapi

Sisitem Penambatan Sapi

Jika menggunakan sistem penambatan, umumnya sapi ternak ditambatkan dengan tiang dengan tujuan membatasi ruang gerak sapi ternak, pnjang dari tali yang digunakan akan membatasi jarak gerak sapi. Sistem penambatan dapat diterapkan dengan sistem tambat atas dan sistem tambat bawah. Dimana sistem tambat bawah adalah tali sapi ditambatkan pada tiang posisi bawah, dengan penambatan bawah ini sapi ternak tidak mudah terjerat, namun memiliki kelemahan dimana tali sapi cepat kotor dan mkudah rusak. Sementara dengan sistem penambatan atas tali tidak mudah kotor dan rusak. Namun dengan penambatan atas peternak harus hati-hati karena sapi mudah terjerat tali, umtuk antisipasi maka panjang tali yang digunakan harus benar-benar diperhitungkan.

Jika menggunakan sistem lepas, sapi ternak dibiarkan bebas. Namun ruang gerak sapi ternak dibatasi oleh sekat atau dinding kandang sapi.

Sisitem Penempatan Sapi

Kandang sapi dapat menggunakan sistem penempatan sapi secara individu atau secara kelompok. Sisitem kandang sapi individu hanya diisi satu ekor ternak pada setiap petak. Luas petak yang dibutuhkan pada sistem pemeliharaan ini adalah 3 m² per ekor sapi. Sistem kandang kelompok diisi oleh lebih dair satu ekor sapi ternak pada setiap petak.

Cara membuat kandang sapi

Perlengkapan Kandang

Perlengkapan kandang sapi yang dipelihara dengan tujuan untuk memperoleh anak adalah:

  • Kandang beranak.
  • Kandang karantina.

Sementara kandang sapi untuk penggemukan, perlengkapan yang dibutuhkan adalah:

  • Gang jepit.
  • Tempat untuk bongkar muat sapi.
  • Kandang paksa.
  • Gudang tempat pakan.
  • Lokasi timbangan sapi.

Bagian yang Harus Diperhatikan Dalam Pembuatan Kandang Sapi

Bagian kandang yang juga harus diperhatikan disini adalah tempat pakan dan air minum untuk sapi. Ukuran tempat pakan dapat dibuat dengan panjang 60 cm, tempat pakan sapi harus efisien terhadap pakan yang diberikan kepada sapi ternak. Karena biaya pakan akan emnjadi bear jika pakan yang diberikan tidak habis dimakan sapi ternak dan hanya berserakan dilantai kandang. Dalam menentukan jenis tempat atau wadah air munum sapi harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:

  • Tempat minum harus tahan goncangan karena gerakan sapi, ehingga air dalam wadah tidak mudah tumpah.
  • Ketinggian tempat minum harus mudah dijangkau sapi, namun tidak mudah terinjak oleh sapi itu sendiri.
  • Dan yang terpenting adalah proporsional dalam menampung air esuai kebutuhan sapi..

Tempat air minum sapi jangan smapai bocor sehingga menggenangi lantai kandang sapi. Umumnya para peternak banyak menggunakan sistem kandang tunggal dan juga kandang ganda. Dimana kandang sistem tunggal terdiri atas satu baris kandang, dan kandang ini dilengkapi dengan lorong jalan dan parit. Kandang sapi denga istem ganda ada dua jenis, yang pertama sapi saling berhadapan dengan sapi pada baris lainnya dengan dibatasi dinding dengan ketinggian yang rendah. Yang kedua sapi saling berlawanan dengan baris sapi lainnya atau saling bertolak belakang. Kandang sapi dengan sistem kelompok dengan ukuran 7 m x 9 m bisa digunakan untuk menampung sapi seebanyak 20 ekor. Untuk Ukuran kandang indukan sapi adalah 1,5 m x 2 m per ekor, untuk pejantan adalah 1,8 m x 2 m per ekor, untuk indukan sapi yang melahirkan adalah 2 m x 2,5 m per ekor, untuk anakan sapi adalah 1,5 m x 2 m per ekor, untuk kandang paksa adalah 1,5 m x 0,75 m, sementara itu untuk kandang penggemukan dibutuhkan ruangan kandang seluas 3 sampai 4 m² untuk setiap ekor sapi.

Usaha sapi potong

Kebersihan kandang harus selalu diperhatikan, demi menjaga kesehatan sapi ternak, sirkulasi udara dalam kandang juga harus lancra, pada saat pagi hari sinar matahari harus bisa masuk kedalam kandang, olehkarena itu sebaiknya kandang sapi menghadap kearah timur, kandang sapi harus memiliki saluran pembuangan yang baik, serta kandang sapi sebaiknya jauh dari sumur dan pemukiman manusia.

Demikian tadi adalah informasi tentang, kiat-kiat dalam pembuatan kandang sapi yang baik. Dan semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi para pembaca sekalian, sekian dulu dan terimakasih banyak atas kunjungannya. Jika kebetulan anda membutuhkan berbagai bibit sapi, maka kami siap melayani. Segera hubungi kami, untuk keperluan hewan qurban dan hewan akikah. Area layanan kami adalah wilayah jawa tengah pada khususnya dan tidak menutup kemungkinan juga akan melayani daerah-daerah lainnya. Untuk menghubungi kami dapat dengan klik disini.

One Response

  1. jejen June 27, 2015 Reply

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima Kasih atas kunjungan Anda.Ini adalah website review untuk jualan sapi atau jual sapi online ,jual kambing dan hal hal yang berhungan dengan usaha peternakan hewan
error: Content is protected !!