Kambing Potong – Jenis Kambing Yang Berpotensi sebagai Kambing Potong

Kambing Potong unggul adalah kambing yang mempunyai kalabihan dalam bebrapa hal diantaranya adalah memiliki daging dengan cita rasa yang disukai bannyak orang, dengan waktu perkawian kambing potong yang tidak tergantung denga musim dan produksi kambing potong dapat dikembangkan sepanjang waktu. Kemampuan dapat beranak kembar adalah salah satu kriteria terpenting pada seekor kambing yang dapat dijadikan sebagai kamping potong. Sehingga dengan kemampuan beranak kembar tadi maka tujuan produksi peningkatan populasi kambing ternak akan semakin cepat. Selanjutnya adalah tinggal menerapkan  sistem manajemen pemeliharan yang baik, maka akan dihasilkanlah produksi daging yang bagus.

Hingga saat ini diperkirakan terdapat antara 300an jenis kambing di seluruh dunia dan tersebar di berbagai negara. Jenis kambing yang ada tersebut klasifikasikan berdasar daerah penyebaran populasi kambing yang ada dengan disertai petunjuk produktivitas, karakteristik serta potensi yang dimiliki tiap jenis kambing tersebut. Jenis kambing yang diternakan sebagai kambing potong yang diambil kulit, dan juga bulunya yang baik, biasanya memiliki produksi susu yang kurang bagus atau bisa dibilang rendah.

Beberapa Jenis Kambing yang Dapat Diternak Sebagai Kambing Potong

Berikut ini beberapa bangsa kambing yang potensial untuk dibudidayakan sebagai kambing potong. Selain itu juga ada beberapa diantaranya yang dapat diambil hasil kulit dan bulunya.

Kambing kacang

Kambing kacang merupakan tipe kambing potong yang sangat prolific atau mempunyai produktifitas yang tinggi, karena kambing ini seringnya melahirkan anak kembar. Sekali melahirkan kambing ini dapat melahirkan kembar dua bahkan, tidak jarang dapat melahirkan anak kembar tiga. Kambing ini dapat memproduksi anak dalam waktu sepanjang tahun dengan baik sehingga kambing kacang sangat cocok dikembangkan untuk kambing potong. Ada beberapa jenis dari kambing kacang diantaranya adalah Kambing kacang indonesia, Kambing kacang malaysia, Kambing kacang fiji, Kambing kacang marica dan Kambing kacang filipina.

Kambing kacang

Kambing angora

Kambing angora pada mulanya berasal dari wilayah Asia Tengah. Kambing ini merupakan hasil persilangan kambing Capra egagrus dengan kambing Capra fasconeri. Kambing angora dipelihara terutama untuk memproduksi bulu atau mohair yaitu bulu kambing yang bagus ada halus selembut sutera serta banyak dimanfaatkan hasil dagingnya. Meskipun utamanya kambing ini adalah kambing penghasil bulu, kambing ini dapat pula dikembangkan menjadi ternak kambing potong yang bagus. Kambing angora dewasa jantan dapat mencapai bobot 55 kg s/d 80 kg, sementara betinanya antara 35 kg s/d 45 kg. Kambing angora dapat berkembang biak dengan baik pada lingkungan tropis dengan kondisi kering sekalipun.

Kambing angora

Kambing achondroplastik

Kambing ini tergolong jenis kambing yang kerdil dan berkaki pendek, dengan tinggi badan antara 50 cm, dengan bobot dewasa antara 20 kg. populasinya tersebar di Afrika Barat dan Afrika Tengah yang terdapat banyak savana dan hutan. Kambing ini dapat diternakkan di kawasan tropis berhawa dingin dan lembab, selain itu kambing ini juga dapat dengan mudah beradaptasi dengan iklim tropis serta mempunyai ketahanan terhadap trypanosomiasis. Mutu daging yang dimilikinya juga bagus. Dengan sistem pemeliharaan yang baik dan benar, kambing achondroplastik ini dapat menghasilkan anak kembar dua bahkan kembar tiga dengan mudah. Frekwensi perkawinan dari kambing ini dapat terjadi sepanjang tahun dan hampir tidak mengenal musim. Dan mungkin kekurangan yang terdapat pada kambing ini adalah lambatnya pertumbuhan badannya.

Kambing bari

Kambing bari dewasa berbobot antara 20 kg s/d 30 kg, dengan berat karkas antara 10 kg s/d 14 kg. Jenis kambing ini terbilang berukuran kecil. Populasinya banyak dijumpai di daerah Sind, Pakistan. Memiliki keunggulan dalam produktifitas yang tinggi, karena kambing ini mampu melahirkan dalam sekali wakti 2 sampai 3 ekor anak kambing. Sehingga kambing jenis ini cocok untuk diternakkan sebagai kambing potong yang diambil daging dan kulitnya.

Kambing benggala hitam

Kambing benggala sendiri terbilang sebagai kambing berukuran kecil. Benggala hitam dewasa berat antara 13 kg sementara yang betina antara 9 kg, juga dikenal dengan black bengal. Populasi kambing ini tersebar di Assam dan Bangladesh bagaian utara. Terkenal sebagai kambing potong penghasil daging, dengan produksi susu yang sedikit. Daging kambing benggala hitam terkenl lezat dan lunak. Sehingga berpotensi bagus sebagai kambing potong penghasil daging. Selain itu kambing ini mempunyai kwalitas kulit kambing yang bagus sebagai bahan baku sepatu.

Kambing bligon

Kambing bligon disebut juga kambing gumbolo atau kambing jawa randu merupakan peranakan dari persilangan antara kambing etawa dengan kambing kacang jawa. Dengan persentase darah kambing kacang lebih mendominasi 50% lebih. Kambing bligon ini bermoncong lancip, dengan daun teliga tebal dan lebih panjang dari kepala, postur tubuhnya kelihatan tebal, serta berbulu tubuh kasar.
Mudah dalam pemberian jenis pakan apa saja, sehingga akan memudahkan dalam memeliharanya. Pertumbuhan anakan kambing blogon relatif cepat besar olehkarenanya kambing bligon cocok sebagai kambing potong penghasil daging dan kulit. Populasi kambing bligon banyak dan mudah didapati di pantai utara Jawa diantaranya  semarang dan Cirebon.  Bnyak juga didapati populasinya di daerah Gunung kidul, Yogyakarta sebagai kambing potong.

Kambing creolo

Di negara Amerika Latin dan Amerika Tengah Kambing creolo merupakan kambing potong penghasil daging yang sangat popular. Dapat beradaptasi dengan baik didaerah yang sangat kering sekalipun, memiliki bulunya tipis dan pendek serta berwarna hitam ataupun berwarna cokelat dan terkadang tidak jarang terdapat bercak-bercak warna putih. Memiliki daun telinga pendek dan tegak dengan bentuk tanduk yang melengkung. Ciri khas kambing Creolo jantan adalah berjenggot, serta memiliki tinggi gumba antara 75 cm dan betina sekitar 65 cm. Adapun kambing Creolo betina tidak memiliki jenggot. Memiliki bobot kambing dewasa antara 40 kg s/d 60 kg, bertubuh gempal. Mampu melahitkan anak dalam sekali kelahiran adalah satu hingga dua ekor anak kambing.

Kambing gaddi

Kambing gaddi ini termasuk kambing dengan bulu yang panjang. Yang dapat memproduksi sebanyak 0,5 hingga 1 kg bulu kasar per ekornya, dengan panjang bulu antara 17 sampai 25 cm. Kambing ini dapat diternak sebagai kambing potong penghasil daging dan juga sebagai kambing penghasil susu yang baik, sehingga kambing ini disebut juga sebagai kambing dwiguna. Disebut juga sebagai kambing himachal pradesh. Populasinya banyak tersebar di daerah pegunungan India Utara dan juga Pakistan.

Kambing Kashmir

Kambing ini tergolong dalam kambing ternak pegunungan. Sanagt baik beradaptasi di daerah pegunungan Asia Tengah seperti Tibet, Mongolia Dalam, Kashmir, Iran, Turki, Kurdistan, Khirghizia, dan daerah sekitar Rusia. Kambing ini mampu hidup di daerah kering dengan ketinggian 3.600 m hingga 4.200 m diatas permukaan laut. Kambing Kashmir jantan dewasa dapat mencapai bobot hingga 60 kg dan kambing betina hingga 40 kg. Merupakan keturunan asli dari  kambing liar Capra falconeri. Diperkirakan kambing gembrong yang tinggal sedikit terdapat di Bali diduga merupakan keturunan dari kambing Kashmir.

Kambing kerdil dari cina selatan

Kambing jantan dewasa dapat mencapai berat antara 30 kg, dan yang betina hanya sekitar 25 kg, tergolong sebagai kambing kerdil daerah tropic lembap.  Dapat menghasilkan susu namun hanya sedikit produksinya. sehingga kambing ini lebih cocok sebagai kambing potong untuk dimanfaatkan dagingnya. produksi susunya  hanya sekitar 0,5 kg per hari. Selain itu jenis kambing ini dapat melahirkan anak kembar dengan frekwensi yang cukup sering.

Kambing spanish

Kambing yang berasal dari Spanyol ini juga disebut sebagai kambing La Mancha. kambing ini memiliki ciri yang khas dari jenis kambing lainnya yaitu kambing ini hannya memiliki daun telinga kecil saja, hingga hampir tidak terlihat daun telinganya. Kambing spanish jantan dewasa berbobot antara 55 kg hingga 80 kg dan betinanya antara 35 hingga 40 kg. Berbulu pendek dengan variasi warna bulu yang beragam. Jnis Kambing ini sangat cocok jika dijadikan kambing potong, serta memiliki ketahanan yang tinggi dalam beradaptasi dibergabai lingkungan. Keunggulannya memiliki fisiologis reproduksi yang sangat khas, Kambing ini dapat memproduksi anak dalam waktu sepanjang tahun, dan tidak mengenal musim. Sehingga kambing ini sangat cocok dijadikan sebagai kambing potong penghasil daging.

Selain jenis-jenis kambing diatas sebenarnya masih ada lagi jenis kambing lain yang mempunyai potensi sebagai kambing potong unggul. seperti kambing sirli, Kambing sahel, Kambing salt range, Kambing kecil afrika timur, Kambing sahel, Kambing kecil afrika timur serta mungkin masih ada lagi yang lainnya yang belum saya ketahui.

Demikian tadi informasi diatas mengeni beberapa jenis kambing yang dapat dijadikan sebagai kambing potong penghasil daging dan kulit, bahkan ada yang dapat diambil manfaat bulunya. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi para pembaca sekalian, terimakasih dan wassalam.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima Kasih atas kunjungan Anda.Ini adalah website review untuk jualan sapi atau jual sapi online ,jual kambing dan hal hal yang berhungan dengan usaha peternakan hewan
error: Content is protected !!