Beternak kambing – Kiat Sukses Dalam Beternak Kambing

Beternak kambing – Kambing merupakan salah satu jenis hewan ternak yang paling banyak dibudidayakan oleh masyarakat baik di perkotaan maupun di pedesaan. Permintaan akan ketersediaan kambing tiap tahun semakin meningkat, hal tersebut dibuktikan dengan semakin banyaknya tingkat konsumsi masyarakat terhadap makanan olahan berbahan dasar kambing. Apalagi beternak kambing tidaklah sesulit seperti ternak hewan- hewan yang lain.

Beternak kambing tidaklah sulit karena memang ketersediaan makanan untuk kambing sangat melimpah di daerah kita. Berbagai macam jenis tanaman bisa dipakai sebagai pakan kambing, namun perlu Anda perhatikan makanan kambing yang paling digemari. Berdasarkan penelusuran kami makanan kambing yang cukup digemari di antaranya seperti lamtoro, nangka, dan daun turi.

Bibit kambing etawa

 

Cara Beternak Kambing dan Tahapannya

Berikut dapat dijelaskan secara singkat tahapan-tahapan yang harus dilakukan dalam memulai beternak kambing.

1. Penyediaan Pakan Kambing

Pada umumnya pakan kambing yang harus disediakan ada dua jenis yaitu pakan kambing berupa hijuan dan pakan kabing berupa konsentrat. Pakan kambing berupa hijauan adalah pakan kambing yang berasal dari tumbuha hijau seperti rumput liar, rumput gajah dan juga termasuk disini adalah hasil tanaman berupa kacang-kacangan. Sedangkan pakan kambing Konsentrat adalah pakan tambahan sebagai penguat yang bisa terdiri dari bahan pakan dengan kandungan protein dan karbohidrat tinggi misalnya dedak padi, jagung dan bungkil.

Pakan kambing berupa Rumput adalah makanan pokok bagi kambing yang berasal dari alam sebgai sumber energi yang dibutuhkan oleh hewan ternak kambing, Jenis rerumputan yang biasa diberukan pada hewan ternak kambing biasanya berasal dari jenis rumput liar dan dari jeni rumput yang sengaja ditanam dari jenis rumput unggul seperti rumput gajah, rumput setaria, clitoria ternatea, dan brachiaria. Pakan kambing alternatif atau selain rumput bisa berupa dedak padi, daun pepaya, kulit singkong dan daun singkong, batang kangkung, jerami padi hingga daun jagung. Hewan ternak kambing juga membutuhkn sumber protein untuk menunjang pertumbuhannya, makanan yang dapat menyediakan sumber protein bagi hewan ternak kambing diantaranya adalah daun kacang panjang, daun kacang tanah, daun gamal, daun kedelai, daun lamtoro, daun turi, dan daun kaliandra.

2. Penyediaan Kandang kambing

Salah satu hal utama dalam beternak kambing adalah menyiapkan kandang yang ideal bagi kmbing ternak. Kandang kambing yang ideal untuk kesehatan kambing adalah kandang yang mendapat sinar matahari secara langsung dan sinar matahari dapat masuk kedalam kandang kambing tanpa banyak penghalang, karena hal ini sangat berpengaruh terhadap kesehatan kambing ternak itu sendiri. aliran udara yang masuk ke kandang kambing juga harus lancar, olehkaren ait sebaiknya kandang kambing dilengkapi dengan cukup ventilasi udara. Buatlah kandang kambing dalam bentuk panggung. Selain memberukan atap pada kandang kambing, lengkapi juga kandang kambing dengan tempat pakan dan tempat minum untuk hewan ternak kambing.

Berikut dimensi kandang kambing ideal :

Untuk anak kambing =  1 x 1,2 m  (untuk 2 ekor -lepas sapih)
Untuk kambing jantan dewasa = 1,2 x 1,2 m / ekor
Untuk kambing betina dewasa = 1 x 1,2 m / ekor
Untuk Indukan kambing = 1,5 x 1,5 m / induk ditambah 2 anak

Kandang kambing

3. Menetukan Bibit kambing Unggul

Bibit kambing Jantan Unggul

Setidaknya ada beberapa ciri kambing yang nampak pada calon bibit kambing yang bagus diantaranya adalah memiliki tubuh sehat, dapat tumbuh bear sesuai usia normal, berbulu bersih dan mengkilap, badannya panjang, berkaki kompak dan lurus, tidak memiliki cacat fisik yang berarti, berpenampilan kekar daan gagah, nafsu makannya bagus serta bergerak aktif serta hal terpenting pada bibit kambing pejantan adalah mudah ereksi, dan memiliki buah zakar yang normal serta nafsu birahinya bagus.

Bibit Kmbing Betina Unggul

Sepertihalnya pada bibit kambing pejantan, syarat yang harus terdapat pada bibit kambing betina yang bagus adalah etidaknya sama. Selebihnya bibit kambing betina harus memiliki alat kelamin normal, memiliki sifat keinduka yang baik dalam hal ini dapat mengasuh anak kambing dengan baik, memiliki ambing susu normal dan bagus (kenyal).

4. Masa Kawin Bagi Kambing

Dalam beternak kambing kita juga harus jeli dalam memperhatikan pola masa kawin kabing, lalu hal apa saja yang harus kita perhatikan ketika Kambing sudah berumur  6 s/d 8 bulan yang ditandai dengan mulai munculnya rasa birahi dalam hal ini kambing berarti sudah memasuki masa dewasa. Usia kambing dapat dilihat dari dari gigi kambing yang telah tumbuh, selain itu usia kambing juga dapat dilihat berdasarkan catatan kelahiran kambing itu sendiri. Kambing betina biasanya sudah siap untuk dikawinkan pada usia 10 hingga 12 bulan sementara kambing pejantan sudah siap dikawinkan pada masa usia setahun lebih.

Kambing betina yang sedang birahi dan siap untukl dikawinkan biasanya terdapat ciri-ciri sebagai berikut antara lain kambing betina terlihat gelisah, alat kelamin kambing betina bagian luar mengalami pembesaran, basah dan kalau disentuh terasa hangat, ekornya kambing betina bergerak setiap saat dalam frekwensi yang lebih sering dari biasanya, nafsu makan kambing menurun, apabila ada pejantan yang menaikinya reksinya akan menerima dan diam saja. Kondisi seperti tersebut dapat berlangsung selama kurang lebih hingga 30 jam dan perulangan kondisi birahi kambing betina adalah sekitar 17 hari.

Upayakan mengawinkan kambing dalam waktu 12 hingga 18 jam setelah terlihatnya tanda-tanda birahi pada kambing. Secara teknis hal ini bisa dilakukan sebagai jalan untuk mempermudah peroses perkawinan kambing serta menurunkan resikom kegagalan perkawinan kambing. Pada proses perkawinan hendaknya tempatkan kedua kambing pejantan dan kambing betina dalam satu tempat kandang yang sama. Juga perlu diperhatikan adalah agar menghindari perkawinan sedarah pada kambing terebut guna mengurangi resiko cacat genetik yang kemungkinan bisa terjadi.

5. Masa Kelahiran Anak kambing

Ciri-ciri kambing yang akan melahirkan adalah tampak gelisah, kaki sering menggaruk lantai, pinggul kambing mengendur, mengembik, ukuran ambing membesar dan jika dipencet mengeluarkan cairan kolostrum, nafsu makan kambing betina berkurang serta dan alat kelamin kambing betina membesar, hingga mendekati kelahiran kambing betina ditandai dengan keluarnya cairan kental pada alat kelaminnya.

6. Pemeliharaan Anak Kambing

Usahakan agar anak kambing yang baru dilahirkan selalu dekat denga induknya hal ini bertujuan agar anak kambing cepat mendapatkan susu dari indiknya, namun apabila induk kambing tidak mau menyusui anaknya, maka berilah anak kambing susu buatan sendiri yang bisa ditempatkan pada dot bayi. Susu buatan yang digunakan terdiri dari susu putih, gula secukupnya, dan tambahkan satu butir telur ayam kampung tambahkan satu gelas kecil air matang. Lakukan hal ini hingga induk kambing mau menyusui anaknya, berikan susu buatan 2 kali sehari.

Induk Kambing biasanya menyusui sekitar 2,5 s/d 3 bulan lamanya, pada peternakan kmbing tradisional bisa mencapai 5 s/d 6 bulan.

7. Menentukan Usia Kambing

Usia kambing dapat dilihat atau diperkirakan berdasarkan jumlah gigi kambing yang telah tumbuh. Dan berikut bisa dijadikan sebagai patokan bagi para peternak yang menggeluti usaha beternak kambing:

keseluruhan gigi belum permanen = usia kurang dari 1 tahun
1 pasang gigi permanen = usia 1 hingga 2 tahun
2 pasang gigi permanen = usia 2 hingga 3 tahun
3 pasang gigi permanen = usia 3 hingga 4 tahun
keseluruhan gigi permanen = usia 4 hingga 5 tahun

 

Alternatif Pilihan Dalam Beternak kambing

Sebelum memutuskan untuk memulai usaha beternak kambing, perlu diperhatikan jenis kambing apa yang bisa dibudidayakan di daerah atau lokasi tempat Anda dalam beternak kambing. Hal tersebut bertujuan untuk mengetahui apa saja keuntungan dan kerugian beternak kambing sesuai dengan kondisi lokasi supaya dapat memaksimalkan potensi kambing yang dipelihara.

Sebetulnya jenis kambing di indonesia lumayan banyak, namun yang sering dibudidayakan oleh masyarakat untukusaha beternak kambing yaitu hanya dua jenis;

Kambing Peranakan Etawa (kamping PE)

Kambing Peranakan Etawa (PE) adalah hasil dari persilangan kambing etawa yang berasal dari india dengan kambing lokal (kambing kacang). Jenis kambing ini juga sudah tersebar di seluruh wilayah indonesia, dan bagi yang ingin beternak kambing juga disarankan untuk memilih jenis kambing ini. Secara visual kambing PE adalah hampir sma dengan kambing etawa, hanya yang membedakan adalah ukuran kambing PE ini lebih kecil dari kambing etawa. Kambing Peranakan Etawa memiliki dua keuntungan yaitu sebagai kambing daging dan bisa juga di pelihara sebagai kambing penghasil susu. Kambing PE memiliki ciri yang khusus antara lain memiliki daun telinga panjang dan terkulai menggantung kebawah, panjang telinganya antara 18 s/d 30 cm, memiliki warna bulu coklat muda hingga warna bulu kehitaman. bobot kambing PE betina antara 35 kg dan kambing PE pejantan antara 40 kg.

Bibit kambing Etawa

Kambing Kacang

Kambing kacang adalah jenis kambing asli yang berasal dari indonesia yang telah banyak digunakan untuk usaha beternak kambing sejak dahulu kala. Jenis dari kambing kacang populasinya telah banyak dan menyebar ke berbagai wilayah di Indonesia. Kambing Kacag memiliki ukuran tubuh yang kecil, dengan daun telinga yang pendek, punggungnya lebih tinggi dari anggota tubuh yang lain, lehernya pendek, baik kambing kacang betina maupun jantan keduanya bertanduk, kambng kacang betina dewsa dapat memiliki tinggi badan antara 56 cm sementara yang pejantan anrat 60 s/d 65 cm, dengan bobot kambing betina dewasaantara 20 kg dan jantan rata rata 25 kg. kambing ini bagus digunakan dalam beternak kambing.

Kambing kacang

Demikianlah informasi tentang kita sukses dalam beternak kambing , semoga bisa bermanfaat bagi Anda semua. Terimakasih telah berkunjung dan membaca artikel ini.

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Terima Kasih atas kunjungan Anda.Ini adalah website review untuk jualan sapi atau jual sapi online ,jual kambing dan hal hal yang berhungan dengan usaha peternakan hewan
error: Content is protected !!